Menjemput Impian

Assalamualaikum pembaca yang terhormat! Salam sejahterah bagi kita semua!
Maaf sebelumnya jika saya belum sempat mengisi blog beberapa minggu yang lalu. Akhir-akhir ini kesibukan sekolah membuat saya tidak sempat mengupdate artikel blog ini. Biasalah,siswa modern kan sekarang lagi sibuk-sibuknya nih dengan kegiatan masing-masing. Apalagi saya :v,sebagai aktifis rohis (bukannya sombong),tapi memang banyak kegiatan yang kami lakukan. Terlepas dari berita miring yang digemborkan oleh media “kondang” beberapa minggu yang lalu bukan membuat saya putus asa untuk berdakwah tapi,justru membuat saya semakin semangat dalam jihad fi sabilillahI(jihad dalam arti bersungguh-sungguh untuk menjemput impian di jalan Allah). Ya karena itulah kehidupan,hidup tanpa masalah itu tidak akan terasa apa-apa. Justru karena masalahlah hidup ini bisa kita nikmati setelah kita selesaikan masalah tersebut. Betul tidak?
Kita beralih ke topik utama artikel ini yaitu tentang menjemput impian. Kita akan flashback dulu saat kita masih kecil,ketika ditanya apa cita-cita kelak nanti dewasa? “Pengen jadi son goku!” dengan lugunya saya masih ingat waktu itu karena saya sangat mengidolakan tokoh kartun serial Dragonball. Ketika beranjak remaja hingga kini cita-cita saya mungkin akan berubah,namun saat ini saya bercita-cita menjadi pengusaha media. Mudah-mudahan tercapai,aamiiin. Menjadi pengusaha media merupakan impian yang kemungkinannya sulit dicapai dalam waktu yang singkat. Namun,saya yakin berkat usaha keras dan doa dan niat yang tulus maka impian tersebut bisa saja tercapai.
Mengutip dari berbagai sumber-sumber yang mungkin tidak bisa saya sebutkan disini,bahwa cara menggapai impian itu banyak hal yang harus dilewati. Rintangan dan hambatan yang terjadi di kehidupan ini harus dengan tabah dan “telaten” agar impian yang kita tuju bisa kita raih. Lika-liku kehidupan yang berjalan tidak selalu mulus ini merupakan hal yang sebenarnya bisa kita jadikan sebagai batu loncatan untuk menuju jalan berikutnya.
Sebagai pemuda yang mempunyai impian di masa depan kita harus memotivasi diri kita sendiri untuk menggapai impian tersebut. Ada berbagai hal yang harus kita lakukan untuk bekal di dalam menjemput impian,di antaranya:
1. Jadikan masalah sebagai teman! Ya,karena seperti yang telah saya singgung tadi. Menjadikan masalah sebagai batu loncatan. Agar kita tabah dan tentunya kita lebih kuat lagi dalam menyikapi masalah jika kita sudah menganggap masalah sebagai teman,maka saat kita melewati masalah tersebut maka katakanlah dalam hati “Oh,ternyata hanya seperti ini.” Kata-kata ini bisa sangat memotivasi kita tentunya.
2. Anggaplah impian anda sebagai target kehidupan yang harus kita jalani! Tidak selamanya seseorang itu,menjadikan impian sebagai target hidup. Mereka biasanya hanya menjalani hidup apa adanya. Sebenarnya ini sulit kita benarkan,karena apa artinya hidup ini kalau kita tak punya impian yang harus kita kejar dan hasilnya dapat kita nikmati? Jadi,intinya jadikanlah impian anda sebagai target dan tulislah impian anda di sebuah buku yang kemudian anda ingat bahwa ini adalah tujuan hidup anda.
3. Jangan lupakan Tuhan! Berdo’alah kepada Tuhan dan syukuri hasil dari setiap perjuangan anda. Karena atas rahmat dan kuasanyalah anda dapat menggapai impian. Percayalah Tuhan akan mengasihi hambanya yang bertawakal dan berusaha untuk menggapai impian yang ingin diraihnya.

Mungkin hanya inilah ulasan saya mengenai impian dan cara untuk melalui lika-liku impian jika ada kesalahan kata yang tersinggung saya mohon maaf. Sekian saya akhiri
Wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s